UMK HIJAU – Green Small Scale Business

ESG untuk UMKM membantu usaha kecil di Indonesia menjadi lebih ramah lingkungan, peduli sosial, dan dikelola secara transparan, sehingga berdaya saing dan dipercaya konsumen.

Tentang UMK Hijau

Kompleksitas ekonomi global akibat tensi geopolitik telah menciptakan ketidakpastian yang memengaruhi rantai pasok, stabilitas pasar, hingga pola perdagangan internasional. Kondisi ini semakin diperberat oleh dampak perubahan iklim yang menuntut dunia usaha, termasuk UMK, untuk beradaptasi melalui inovasi ramah lingkungan serta efisiensi dalam penggunaan sumber daya.

Di sisi lain, tren konsumen kini bergerak ke arah yang lebih peduli pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Konsumen tidak hanya melihat kualitas dan harga, tetapi juga menilai bagaimana produk dihasilkan. Hal ini membuka peluang besar bagi UMK untuk membangun kepercayaan, meningkatkan daya saing, sekaligus mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.

Tujuan Program

Dengan menerapkan ESG, UMKM dapat berinovasi secara ramah lingkungan sekaligus bergerak menuju target Net Zero Carbon, menjadikan bisnis lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Manfaat Program

Program UMK Hijau membantu usaha kecil dan menengah naik kelas dengan meningkatkan daya saing, membangun kepercayaan konsumen, membuka peluang pasar hijau, serta memperkuat reputasi bisnis berkelanjutan.

Transformasi Bisnis

Transformasi bisnis UMKM melalui penerapan konsep ESG (Environment, Social, Governance) menjadi kunci untuk mewujudkan usaha yang lebih berkelanjutan, memiliki daya saing tinggi, dan mampu membangun kepercayaan konsumen.

Tahapan Program

Program UMK Hijau dirancang dengan tahapan yang sistematis agar setiap peserta dapat memahami, mengimplementasikan, hingga meraih manfaat nyata dari penerapan konsep berkelanjutan.

1. Rekrutmen Peserta

Peserta direkrut melalui kegiatan sosialisasi dan penjelasan program yang dilakukan secara online. Target utama adalah IKM/UKM yang berada di wilayah pembinaan, sehingga program tepat sasaran dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

2. Pelatihan (Training UMK Hijau)

Pelatihan dilaksanakan secara offline di wilayah CSR. Pada tahap ini, UMK dibekali pengetahuan dan praktik penerapan konsep Gas Rumah Kaca (GRK) serta strategi pengelolaan karbon secara efektif. Hasil yang diharapkan adalah UMK mampu mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

3. Monitoring & Evaluasi

Setelah pelatihan, dilakukan proses monitoring dan evaluasi dalam dua tahap untuk memastikan UMK mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat secara konsisten. Evaluasi ini juga menjadi dasar perbaikan dan pendampingan lanjutan.

4. Sertifikasi & Footprint Label

UMK yang berhasil memenuhi kriteria berkelanjutan akan memperoleh sertifikasi resmi dan berhak menggunakan Footprint Label. Label ini menjadi bukti nyata komitmen UMK dalam pengelolaan karbon dan upaya menuju Net Zero Carbon, sekaligus meningkatkan reputasi dan kepercayaan di pasar.

what makes us different

Mengapa Bersama NSI

Visi: Gerak bersama membangun keberlanjutan bisnis dari semua level perusahaan & organisasi

Fokus mendampingi UMK dalam menghadapi tantangan keberlanjutan

Terbukti dalam merancang program berbasis ESG yang aplikatif

Let’s work together

Get in touch today and receive a complimentary consultation.